PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai
peran penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya pikir manusia.
Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini
dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori
bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di
masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
Mengingat pentingnya
peranan matematika ini, upaya untuk meningkatkan sistem
pengajaran matematika selalu
menjadi perhatian,
khususnya bagi pemerintah
dan ahli pendidikan
matematika. Salah satu upaya nyata yang
telah dilakukan pemerintah terlihat pada penyempurnaan kurikulum matematika. Ditetapkannya
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan
Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2007 tentang Standar Nasional Pendidikan
membawa implikasi terhadap sistem dan penyelenggaraan pendidikan termasuk
pengembangan dan pelaksanaan kurikulum.
Kebijakan pemerintah tersebut mengamanatkan kepada setiap satuan pendidikan
dasar dan menengah
untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Menurut
Depdiknas
(2006), Salah satu tujuan
Kurikulum KTSP pelajaran matematika yaitu
agar peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan
keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara
luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah.
Menurut
Rohana
(2011:111) Dalam memahami konsep matematika diperlukan kemampuan generalisasi
serta abstraksi yang cukup tinggi. Sedangkan saat ini penguasaan peserta didik
terhadap materi konsep – konsep matematika masih lemah bahkan dipahami dengan
keliru. Sebagaimana yang dikemukakan Ruseffendi (2006:156) bahwa terdapat
banyak peserta didik yang setelah belajar matematika, tidak mampu memahami
bahkan pada bagian yang paling sederhana sekalipun, banyak konsep yang dipahami
secara keliru sehingga matematika dianggap sebagai ilmu yang sukar, ruwet, dan
sulit. Padahal pemahaman konsep merupakan bagian yang paling penting dalam
pembelajaran matematika seperti yang dinyatakan Zulkardi (2003:7) bahwa ”mata
pelajaran matematika menekankan pada konsep”. Artinya dalam mempelajari
matematika peserta didik harus memahami konsep matematika terlebih dahulu agar
dapat menyelesaikan soal-soal dan mampu mengaplikasikan pembelajaran tersebut
di dunia nyata. Konsep-konsep dalam matematika terorganisasikan secara
sistematis, logis, dan hirarkis dari yang paling sederhana ke yang paling
kompleks. Pemahaman terhadap konsep-konsep matematika merupakan dasar untuk
belajar matematika secara bermakna.
Untuk mencapai pemahaman konsep
peserta didik dalam matematika bukanlah suatu hal yang mudah karena pemahaman
terhadap suatu konsep matematika dilakukan secara individual. Setiap peserta
didik mempunyai kemampuan yang berbeda dalam memahami konsep – konsep
matematika. Namun demikian peningkatan pemahaman konsep matematika perlu
diupayakan demi keberhasilan peserta didik dalam belajar. Salah satu upaya
untuk mengatasi permasalah tersebut, guru dituntut untuk profesional dalam
merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Oleh karena itu, guru harus mampu
mendesain pembelajaran matematika dengan metode, teori atau pendekatan yang
mampu menjadikan siswa sebagai subjek belajar bukan lagi objek belajar. Berdasakan latar belakang masalah, makalah ini mengkaji
tentang pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika.